Monday, October 22, 2012

Reunion..where the story started all over again :)

Bismillahirrahmanirrahim...


Happy Monday everyone! :) wish i could hugs each n everyone that i love every morning when i wake up.. other than ALLAH the greatest creator of everything, i miss my mom.. i miss ayah.. i miss my late grandma n i miss everyone that i care n love so much.. tq Allah grant me with such a beautiful life now :) one year before u made me fall until i thought i couldn't even stand up back..but Alhamdulillah its myracles! I couldn't ask for more.. For the time being that's the only thing that i want.. You had given me so much that i need :') a very caring n loving parents, such a wonderful family, a very abundance great great friends n a very special man that used to have some portion in my heart before n InsyaAllah will be having that portion from now onwards till Jannah.. Amin ^^ N all was started after the Reunion ;)


its a gathering btwn me n him =p


lots of loves,
zierahanie :)

Saturday, October 13, 2012

Fates... :)

Bismillahirrahmanirrahim...

Fates 
bring us apart,
but
Fates do
bring us together AGAIN :)

InsyaAllah
with better hopes n wishes
that we could overcome any obstacles
in the future
also Hereafter together

2 yrs +++ :)
n still counting 
till Jannah 
InsyaAllah
Amin 
^_^


wishing that we will grow old together :')


p/s: do pray for us :) insyaAllah with Allah wills soon ^^

lots of love,
zierahanie :)

Monday, October 8, 2012

Muara Hati :-)





Cinta terpisah ruang waktu
Tetap cinta bersatu dalam hatiku
Walau raga kita tak mungkin bersama
Ku yakini hati kan tetap setia
Ku percaya kemana pun kau berjalan
Suara cinta menuntunmu kepadaku
Kerna bila cinta sudah bersemadi
Takkan terpisah hati
Demi cinta dalam hatimu
Ku yakin engkau untukku
Meski jejak pisahkan kita
Cinta kan bawa kembali padamu
Aku ada kerna kau ada
Dan cinta hatiku hanyalah untukmu
Jalanku tertuju padamu
Kemana pun kan pasti kembali
Demi cinta dalam hatimu
Biarkan aku merasuk
Bersatu dalam hatimu
Hanya dirimu dan aku
Demi cinta dalam hatimu
Biarkan aku merasuk (merasuk dalam hati)
Cinta

Monday, September 24, 2012


hoping one day i'll be like this couple :')



lots of loves,
zierahanie 



Choices...

Bismillahirrahmanirrahim...


Dear heart-breaker,

         
        I had a lot of reasons to give up on you, but then i 
        choose to stay. Will you do the same for me? 


Sincerely,
broken-heart 

Sunday, September 9, 2012

its the memory which never fade...

Bismillahirrahmanirrahim...

Yesterday was a memory
there are a lot stories to be told
but 
couldn't find time to dig it
i just want to hear some explanation
so that i could have let it go 
with open mind and heart
but our mouth just shut up
couldn't open,
till now
i couldn't close our chapter in a proper way
because 
my mind n heart reluctant to accept
any reason that i created myself.

Yesterday i sleep with our memory
n
today i wake up with the memory still in my mind
Alhamdulillah
'memory' u look good, safe n healthy :)
nothing much i want 
looking u happy with ur life now
 my du'a is always there
hoping one day 
Allah give me sometimes
to know the reason behind everything.


p/s: jimiy... mommy met ur twin yesterday n he's find baby :')

lots of love,
zierahanie 


Saturday, August 11, 2012

Let us search for it :)

Bismillahirrahmanirrahim...

Alhamdulillah 22rd of Ramadan :) InsyaAllah 7 days more for us to celebrate Eid Fitri... I read something and i would like to share it here.. at least we can use it for  these last day of Ramadan..^^ Hopefully this Ramadan will bring us happiness and blissful life hereafter :)


1- Lailatul Qadar adalah waktu diturunkannya Al Qur’an

Ibnu ‘Abbas dan selainnya mengatakan, “Allah menurunkan Al Qur’an secara utuh sekaligus dari Lauhul Mahfuzh ke Baitul ‘Izzah yang ada di langit dunia. Kemudian Allah menurunkan Al Qur’an kepada Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam- tersebut secara terpisah sesuai dengan kejadian-kejadian yang terjadi selama 23 tahun.” (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 14: 403). Ini sudah menunjukkan keistimewaan Lailatul Qadar.

2- Lailatul Qadar lebih baik dari 1000 bulan

Allah Ta’ala berfirman,

لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ

“Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.” (QS. Al Qadar: 3). An Nakho’i mengatakan, “Amalan di lailatul qadar lebih baik dari amalan di 1000 bulan.” (Lihat Latho-if Al Ma’arif, hal. 341). Mujahid, Qotadah dan ulama lainnya berpendapat bahwa yang dimaksud dengan lebih baik dari seribu bulan adalah shalat dan amalan pada lailatul qadar lebih baik dari shalat dan puasa di 1000 bulan yang tidak terdapat lailatul qadar. (Zaadul Masiir, 9: 191). Ini sungguh keutamaan Lailatul Qadar yang luar biasa.

3- Lailatul Qadar adalah malam yang penuh keberkahan.

Allah Ta’ala berfirman,

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُبَارَكَةٍ إِنَّا كُنَّا مُنْذِرِينَ

“Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan.” (QS. Ad Dukhon: 3). Malam penuh berkah ini adalah malam ‘lailatul qadar’ dan ini sudah menunjukkan keistimewaan malam tersebut, apalagi dirinci dengan point-point selanjutnya.

4- Malaikat dan juga Ar Ruuh -yaitu malaikat Jibril- turun pada Lailatul Qadar.

Keistimewaan Lailatul Qadar ditandai pula dengan turunnya malaikat. Allah Ta’ala berfirman,

تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا

“Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril” (QS. Al Qadar: 4)

Banyak malaikat yang akan turun pada Lailatul Qadar karena banyaknya barokah (berkah) pada malam tersebut. Karena sekali lagi, turunnya malaikat menandakan turunnya berkah dan rahmat. Sebagaimana malaikat turun ketika ada yang membacakan Al Qur’an, mereka akan mengitari orang-orang yang berada dalam majelis dzikir -yaitu majelis ilmu-. Dan malaikat akan meletakkan sayap-sayap mereka pada penuntut ilmu karena malaikat sangat mengagungkan mereka. (Lihat Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 14: 407)

Malaikat Jibril disebut “Ar Ruuh” dan dispesialkan dalam ayat karena menunjukkan kemuliaan (keutamaan) malaikat tersebut.

5- Lailatul Qadar disifati dengan ‘salaam’

Yang dimaksud ‘salaam’ dalam ayat,

سَلَامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْر

“Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar” (QS. Al Qadr: 5) yaitu malam tersebut penuh keselamatan di mana setan tidak dapat berbuat apa-apa di malam tersebut baik berbuat jelek atau mengganggu yang lain. Demikianlah kata Mujahid (Lihat Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 14: 407). Juga dapat berarti bahwa malam tersebut, banyak yang selamat dari hukuman dan siksa karena mereka melakukan ketaatan pada Allah (pada malam tersebut). Sungguh hal ini menunjukkan keutamaan luar biasa dari Lailatul Qadar.

6- Lailatul Qadar adalah malam dicatatnya takdir tahunan

Allah Ta’ala berfirman,

فِيهَا يُفْرَقُ كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ

“Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah” (QS. Ad Dukhan: 4). Ibnu Katsir dalam kitab tafsirnya (12: 334-335) menerangkan bahwa pada Lailatul Qadar akan dirinci di Lauhul Mahfuzh mengenai penulisan takdir dalam setahun, juga akan dicatat ajal dan rizki. Dan juga akan dicatat segala sesuatu hingga akhir dalam setahun. Demikian diriwayatkan dari Ibnu ‘Umar, Abu Malik, Mujahid, Adh Dhohak dan ulama salaf lainnya.

Namun perlu dicatat -sebagaimana keterangan dari Imam Nawawi rahimahullah­ dalam Syarh Muslim (8: 57)- bahwa catatan takdir tahunan tersebut tentu saja didahului oleh ilmu dan penulisan Allah. Takdir ini nantinya akan ditampakkan pada malikat dan ia akan mengetahui yang akan terjadi, lalu ia akan melakukan tugas yang diperintahkan untuknya.

7- Dosa setiap orang yang menghidupkan malam ‘Lailatul Qadar’ akan diampuni oleh Allah

Dari Abu Hurairah, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,

مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barangsiapa melaksanakan shalat pada malam lailatul qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari no. 1901)

Ibnu Hajar Al Asqolani mengatakan bahwa yang dimaksud ‘iimaanan’ (karena iman) adalah membenarkan janji Allah yaitu pahala yang diberikan (bagi orang yang menghidupkan malam tersebut). Sedangkan ‘ihtisaaban’ bermakna mengharap pahala (dari sisi Allah), bukan karena mengharap lainnya yaitu contohnya berbuat riya’. (Lihat Fathul Bari, 4: 251)[1]



Credit to : ILoveAllah.com


Lot of loves,
Zierahanie